Berita an information from faculty

KARAWANG – Program Studi Ilmu Komunikasi Universitas Singaperbangsa Karawang (Unsika) menggelar praktik mata kuliah Public Relations (Hubungan Masyarakat), yaitu Table Manner Session. Praktik mata kuliah PR ini diselenggarakan di Swiss Bel Inn Karawang dan diikuti oleh 138 peserta yang terdiri dari seluruh mahasiswa dan mahasiswi angkatan ke 7 Prodi Ilmu Komunikasi Unsika, pekan lalu.

Kegiatan rutin yang sudah diadakan dalam 3 tahun terakhir ini tidak hanya mengenai Table Manner, tetapi juga mengenai Grooming dan Public Speaking, dengan mengundang 2 Presenter dan Newscaster handal Farhan dan Riko Anggara.

Acara Table Manner ini berkonsep semi formal, dengan dress code berupa wearpack yang seragam dengan padu padan masing – masing peserta Table Manner. “Meskipun dengan seragam yang semi formal, tapi kita juga membebaskan peserta untuk mix ‘n match outfit mereka, bahkan kita ada nominasi The Best Outfit untuk penampilan terbaik. Karena penampilan saja mengomunikasikan diri kita. Selain itu, penampilan merupakan hal yang penting khususnya di Ilmu Komunikasi, karena itulah kita mengadakan Grooming, Public Speaking dan Table Manner,” kata Lina Suci, panitia penyelenggara.

Panitia memulai acara dari pukul 13.00 – 21.00 WIB, dimulai dengan Hotel Tour, Seminar Grooming, Seminar Public Speaking, sampai Table Manner Session di akhir acara. Dimulai dengan Hotel Tour, para peserta dibagi menjadi 4 kelompok dan berkeliling di sekitar Swiss Bell Inn Karawang dipandu oleh 4 staff hotel selama beberapa menit, yang kemudian dilanjut dengan opening ceremony sebagai tanda dibukanya acara.

Seminar pertama dimulai dengan seminar dengan pembicara seorang presenter nasional yaitu M. Farhan. Farhan yang telah lama berkecimpung di dunia presenting ini memberikan materi mengenai Grooming atau penampilan diri. Dengan pembawaan yang ramah dan santai, ia memberikan cara, tips dan trick bagaimana seharusnya berpenampilan yang sesuai baik formal, semi formal, maupun casual. Seminar Grooming ini bukan hanya mengenai pakaian apa yang dikenakan, tetapi juga mengenai bagaimana seharusnya pakaian tersebut dikenakan.

Kemudian, seminar kedua dibawakan oleh seorang presenter dan newscaster nasional Riko Anggara. Newscaster yang pernah menjadi staff juru bicara kepresidenan RI ini memberikan materi mengenai Public Speaking. Tidak hanya membahas mengenai bagaimana seharusnya berbicara di depan public, ia juga membahas mengenai praktek sebagai Public Relations Officer atau seorang Humas, dengan gaya bahasa dan gaya bicara yang asyik dan komunikatif.

Puncak acara dari Table Manner Session ini adalah Table Manner itu sendiri. Dipandu oleh staff hotel, praktek table manner ini mempraktekan bagaimana seharusnya etika di meja makan secara formal mulai dari cara memegang sendok dan garpu, sampai cara duduk dan lain – lain. Tidak hanya itu, table manner ini membahas mengenai apa yang disantap pada jamuan makan seperti appetizer, main course, dan dessert, kemudian kapan waktu untuk makanan tersebut dihidangkan dan lain – lain.

Table Manner Session ini ditutup dengan pemberian penghargaan dari Prodi Ilmu Komunikasi Unsika kepada Swiss Bel Inn Karawang, dan pemberian sertifikat dari Swiss Bel Inn Karawang kepada Prodi Ilmu Komunikasi Unsika. Penghargaan juga diberikan kepada pemenang award dengan beberapa nominasi yang pemilihannya berlaku selama acara berlangsung. Nominasi pertama adalah The Best Outfit untuk mahasiswa/i dengan outfit terbaik, dan nominasi kedua adalah The Most Pop-Up Person on Socmed untuk mahasiswa/i yang paling banyak mengunggah fotonya selama mengikuti acara. Tidak hanya itu penghargaan juga diberikan oleh mahasiswa/i kepada Dosen mata kuliah Public Relations Siti Nursanti S.Sos., M.I.Kom selain sebagai penghargaan juga sebagai tanda terimakasih mahasiswa/i Prodi Ilmu Komunikasi Unsika.

“Mungkin grooming, public speaking bahkan table manner ini sulit untuk sepenuhnya diterapkan setiap hari, tetapi percayalah ilmu dan wawasan ini tidak akan menguap sia–sia dan pasti akan dibutuhkan suatu saat tidak hanya bagi seorang Public Relations Officer. Atau mungkin mahasiswa/i ini bahkan kelak menjadi lebih dari seorang Public Relations Officer? Karena kita gak akan tau kita duduk satu meja dengan siapa dia di 10 tahun ke depan. It’s just about how you dress, how you look and how you get your better performance. But the most important thing is, at first.. you gotta know everything the way it supposed to be”, ujar Siti Nursanti selaku Dosen mata kuliah Public Relations ini.(ist/aef)

Sumber: Pasundan Ekspres

Why Fikom?

Fikom merupakan